Hey, what's going on?

Catatan Perjalanan: Firenze, Italia

Posted by Syeilendra Pramuditya on February 24, 2015

Hari Senin kemarin (23 Feb) saya ber-solotravelling ke ibukota dunia renaissance: Firenze (atau Florence).

Saya sebenarnya ingin ke Firenze pada hari Minggu, cuma ramalan cuaca bilang bahwa akan hujan baik di Trieste maupun di Firenze, jadi saya membatalkan rencana itu. Ramalan cuaca bilang pada hari Senin Firenze akan agak cerah (tidak hujan), jadilah saya berangkat hari Senin. Teman2 yang lain tidak ada yang minat ke Firenze, katanya terlalu jauh, so saya pergi sendirian deh.

I know.. I know.. hari Senin memang bukan hari libur, tapi mau gimana lagi.. masa saya ke Italia tapi ga ke Firenze. Yup, saya skip kelas satu hari, gapapa lah sekali2 agak nakal😛 pokoknya janji besok2 ga bolos lagi deh hehehe..

Kereta yang saya gunakan

Firenze adalah kota yang sangat istimewa, ia adalah pusat sains dan ekonomi Eropa pada abad pertengahan, ibukota dunia Renaissance, dan bahkan juga disebut “Athens of the Middle Ages”. Intinya, Firenze adalah kota yang sangat penting dan kuat di masa lalu, dan juga punya sejarah yang sangat kaya. A must visit city!😀

Florence Tourist Map

Florence Tourist Map

Saya berangkat dari Adriatico pagi2 sekali, naik bus yang jam 5.40 menuju stasiun Trieste Centrale. Sampai stasiun saya beli tiket seharga sekitar eur 55, dan kemudian ke minimarket beli sarapan. Jarak Firenze dari Trieste adalah sekitar 400 km, hampir 3 kali jarak Trieste-Venezia, dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Harga tiketnya agak mahal, karena jenis keretanya bukan Regionale seperti ketika ke Venezia, tapi jenis High-speed Train. Keretanya jelas lebih nyaman dari Regionale, bentuknya mirip Shinkansen, di dalamnya ada monitor yang menampilkan peta GPS perjalanan, informasi jalur, dan tentu saja iklan. Bahkan ada wifi juga, tapi harus register menggunakan credit card sih. Berbeda dengan kereta ke Venezia yang tanpa seat number, kali ini di tiket tertulis seat number, jadi hati2 jangan asal pilih tempat duduk karena nanti bisa diusir kondektur. Tergantung waktu keberangkatan dari stasiun Trieste Centrale, ada dua jenis tiket/jalur, yaitu direct menuju Firenze, atau harus ganti kereta di stasiun Venezia Mestre. Kereta yang saya gunakan adalah yang direct dan berangkat jam 6.45. Jangan lupa juga untuk mem-validasi tiket di mesin hijau di stasiun, kalau tidak mau kena denda eur 5 di dalam kereta.

Florence Cathedral (Santa Maria del Fiore)

Florence Cathedral (Santa Maria del Fiore)

Di Firenze ada beberapa stasiun kereta, pilih stasiun Firenze Santa Maria Novella ketika membeli tiket, hati2 jangan sampai salah stasiun. Di perjalanan, kereta berhenti di beberapa stasiun, seperti Venezia Mestre, Padova, dan Bologna. Pemandangan selama perjalanan lumayan menarik, melewati pedesaan2 Italia dan ladang2 pertanian, tapi ini hanya sampai Bologna saja. Perjalanan dari Bologna ke Firenze hampir tidak ada pemandangan, karena kereta melewati banyak terowongan yang panjaaaaang, rasanya seperti naik subway saja.

Trieste-Florence (~400 km, 4 hours)

Trieste-Florence (~400 km, 4 hours)

Sekitar jam 10.30 akhirnya saya sampai di stasiun Firenze Santa Maria Novella. Alhamdulillah cuaca cerah, langit biru dengan matahari bersinar🙂, tapi suhunya dingin juga, sekitar 6 C menurut info di kereta tadi. Di stasiun Firenze, biar aman saya langsung membeli tiket pulang, karena loket pembelian tiket biasanya selalu ada antrian, takut nanti jadi terlalu buru2. Saya membeli tiket untuk keberangkatan jam 15.30 seharga sekitar eur 55, jadi saya hanya punya waktu sekitar 4 jam saja untuk menikmati Firenze, sebenarnya terlalu pendek sih. Di depan stasiun ada Tourism Office, saya membeli peta disana seharga eur 1 (bandingkan dengan peta di Venezia yang harganya eur 3).

Deretan toko perhiasan emas di Ponte Vecchio

Kalau di Venezia hanya ada 2 main tourist attractions, yaitu Basilica di San Marco dan Ponte di Rialto, di Firenze ada banyaaaaak tourist attractions!😀 Saya pilih jalur utara-selatan, yaitu start dari stasiun, kemudian menuju:

  • Basilica di Santa Maria Novella
  • lanjut ke Capelle Medicee
  • lanjut ke Piazza dell Unita d’Italia Firenze
  • lanjut ke Basilica di San Lorenzo
  • lanjut ke Cattedrale di Santa Maria del Fiore (Florence Cathedral)
  • lanjut ke Palazzo Vecchio
  • lanjut ke Piazza della Signoria
  • menyeberangi sungai Arno melalui Ponte Vecchio
  • lanjut ke Piazza Michelangelo
  • lanjut ke Galleria degli Uffizi
  • dan akhirnya kembali ke stasiun

Jarak dari stasiun sampai ke Piazza Michelangelo sekitar 3-4 km (tergantung jalur), jadi jarak PP sekitar 6-8 km berjalan kaki🙂 ga tau juga apa 4 jam cukup ya..

Suasana modern hanya terasa di sekitaran stasiun saja, terutama jalan2 utama yang lebar dan diaspal. Tapi sedikit saja dari stasiun, saya seperti masuk ke mesin waktu ke zaman dahulu, suasana kota abad pertengahan langsung terasa🙂 luar biasa.. Jalanan sempit yang terbuat dari susunan batu dan diapit gedung2 bergaya klasik setinggi 3-4 lantai, benar2 sangat mengasyikan untuk ditelusuri.. Jalan kaki 6-8 km pasti tidak akan terasa terlalu melelahkan..🙂

Palazzo Vecchio (sebelah kanan)

Salah satu sudut kota Florence

Di sana juga ada banyak museum yang pasti menyimpan koleksi yang luar biasa, cuma saya tidak mampir karena terbatasnya waktu. Di jalan lagi2 saya melihat banyak turis group tour dari RRC, saya juga melihat banyak turis dari Jepang. Turis RRC sebagian besar adalah grup besar (30-50 orang) yang terdiri dari banyak keluarga, sedangkan turis Jepang sebagian besar adalah anak2 muda yang pergi dalam grup kecil 2-5 orang.

Di mana2 ada banyak toko fashion, restoran, dan juga kios suvenir. Juga ada banyaaak sekali vespa yang terparkir di pinggiran jalan. Di kota ini juga lagi2 ada banyak pengemis, ibu2 tua yang meminta2 uang ke para turis. Seperti halnya kota2 tua Eropa lainnya, jalanan di Firenze sangat tidak terstruktur, jalannya tidak lurus dan ada banyak sekali perempatan, jadi harus hati2 juga jangan sampai tersesat, untungnya ada cukup banyak peta yang tersebar di penjuru kota.

Kurang dari setengah jam kemudian saya akhirnya sampai di Florence Cathedral, sebenarnya inilah tujuan wisata utama dan paling terkenal di Florence. Mulai dibangun pada 1296, butuh waktu 140 tahun (!) untuk menyelesaikan mahakarya ini (bayangkan total biayanya). Bangunannya memang sangat luar biasa, baik dari segi kemegahan dan tentu saja keindahan. Kompleksnya terdiri dari 3 bangunan utama, yaitu katedralnya, menara di sebelah kirinya, dan St. John Baptistery di depannya. Seluruhnya terbuat dari marmer, paduan harmonis dari marmer putih (sebagian besar), merah, dan hijau. Diatas katedral ada kubah merah yang besaaar sekali, yang memang merupakan kubah bata terbesar di dunia.. wow.. Katedralnya terlihat memang dibuat dengan detail yang luar biasa, ada banyak patung marmer yang menghiasinya, juga relief marmer di sekitaran pintu2 masuknya. Belum lagi ukiran2 hias di bawah kubah yang juga sangat indah. Pintu2nya juga sangat indah, penuh dengan ukiran2 relief. Menaranya juga tak kalah luar biasa, terbuat dari marmer 3-warna juga dan dihiasi patung2 marmer, tingginya sekitar 85 m (!) dan ada sebuah bell di bagian atasnya. Sayangnya saya tak bisa melihat St. John Baptistery karena tampaknya saat itu sedang di renovasi karena seluruhnya ditutupi papan/kain. Cukup lama saya berada di Florence Cathedral ini, saya juga mengelilingi bangunan ini beberapa kali dari dekat, benar2 mahakarya arsitektur yang sangat luar biasa..

Interior Palazzo Vecchio

Interior Palazzo Vecchio

Kemudian saya lanjutkan perjalanan melalui jalan2 sempit lagi. Dan kemudian saya sampai di Piazza della Signoria. Tempat ini semacam public square yang cukup luas, dikelilingi gedung2 bergaya klasik dan juga abad pertengahan. Di satu sudutnya terdapat Palazzo Vecchio, bangunan seperti benteng yang merupakan salah satu landmark kota Firenze. Di sampingnya ada Loggia dei Lanzi, semacam paviliun yang di dalamnya ada cukup banyak patung2 marmer klasik. Di sisi lainnya ada patung Fountain of Neptune, dan beberapa patung lainnya. Di sisi lainnya ada juga beberapa restoran.

Kemudian saya lanjutkan perjalanan menuju Ponte Vecchio, sebuah jembatan tua yang unik. Jembatannya cukup lebar, di sisi kanan dan kirinya penuh dengan toko2, yang ternyata seluruhnya adalah toko perhiasan emas dan batu2 mulia. Perhiasannya bagus2.. pengen beli rasanya, tapi apa daya euro di kantong tak memadai😛 hehehe

Arno River, Florence

Arno River, Florence

Saat itu sudah sekitar jam 2 lebih ketika saya menyeberangi Ponte Vecchio. Saya berjalan menyusuri sungai Arno menuju Piazza Michelangelo, hmm.. ternyata tempatnya lumayan jauh juga. Setelah jam saya menunjukkan pukul 14.30, saya memutuskan untuk kembali saja ke stasiun, karena khawatir ketinggalan kereta.

Di perjalanan menuju stasiun, saya melewati Galleria degli Uffizi dan melihat patung orang2 terkenal di abad pertengahan, seperti Niccolo Machiavelli, Amerigo Vespucci, Galileo Galilei, Donatello, Lorenzo de Medicee, dan yang lainnya.

saya mampir lagi di Santa Maria del Fiore. Saya kelilingi lagi bangunan indah itu. Sejenak saya pandangi lagi bangunan marmer itu.. kagum.. itu yang saya rasakan.. betapa orang2 700an tahun lalu mampu membuat mahakarya seperti ini.. luar biasa..

Fountain of Neptune, Florence

Fountain of Neptune, Florence

Saya sampai stasiun jam 3 lebih sedikit. Setelah istirahat sejenak, saya naik kereta dan berangkat jam 15.30. Sekitar 2 jam kemudian saya sampai di stasiun Venezia Mestre dan berganti kereta. Sekitar jam 6 sore kereta berangkat menuju Trieste. Di dekat Monfalcone kereta sempat delay 20an menit karena masalah teknis katanya. Sekitar jam 20.15 saya sampai di stasiun Trieste Centrale, mampir sebentar di minimarket untuk membeli makan malam, dan naik bis terakhir menuju Grignano/ICTP jam 20.40. Saya sampai di Adriatico hampir jam 9 malam. Agak lelah memang (iya dong total 8 jam di kereta dan habis jalan ~7 km!), tapi puas bangettt!! Alhamdulillah ya Allah..🙂

Foto2 lainnya bisa dilihat di album picasa saya.

Firenze

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: