Hey, what's going on?

“Ternyata Tuhan memberikan semua yang saya inginkan…”

Posted by Syeilendra Pramuditya on January 31, 2015

Salah seorang dosen saya memasuki masa pensiun pada tahun ini. Dan tadi hari ini ada acara Appreciation Day untuk beliau, dimana beliau memberikan sebuah speech. Beliau adalah Pak Dr.-Ing Suparno Satira. Saya pertama kali mengenal beliau sebagai dosen pengajar mata kuliah Fisika Moderen ketika saya di tingkat 2. Saya mengingat beliau sebagai dosen yang sabar dan tidak pernah marah.

Beliau memberikan speech yang sangat menarik, yaitu ide beliau mengenai yang namanya “Momentum Field”, konsep yang baru kali ini saya dengar. Beliau menggunakan analogi dari gravity field, electric field, dan magnetic field. Beliau bahkan mem-propose satu set persamaan yang setara dengan persamaan elektromagnetik Maxwell yang indah itu, beliau namakan “Suparno Equations”, lengkap dengan Suparno constant, yang setara dengan konstanta gravitasi, atau konstanta 1/4*pi*e0 di kelistrikan.

Tapi yang tak kalah menarik adalah ketika beliau bercerita mengenai jalan kehidupan beliau sejak masa awal kuliah S1 sampai menjadi dosen senior di jurusan Fisika. Salah satunya beliau bercerita bahwa sebenarnya dulu beneran cita2 ingin sekali masuk jurusan Kimia, pada saat itu, untuk masuk ke suatu jurusan, mahasiswa harus mengikuti semacam tes/wawancara yang harinya berbeda2 untuk tiap jurusan. Saat itu beliau sudah mengikuti tes/wawancara untuk jurusan Fisika, tapi apa mau dikata, ketika besoknya akan mengikuti yang untuk jurusan Kimia, tiba2 beliau harus pulang kampung untuk suatu urusan keluarga yang sangat penting. Jadilah beliau “terpaksa” terdampar di Fisika. Udah beneran cita2 bgt eh kandas, kebayang dong kecewanya kaya apa. Beliau juga cerita beberapa kisah dan pengalaman lainnya yang juga menarik.

Setelah bercerita berbagai hal itu, beliau diam sejenak, dan kemudian berkata kira2 seperti ini, “Setelah saya renungkan dan pikirkan, semua kejadian yang saya alami memang ada hikmahnya… dan… ternyata Tuhan memberikan semua yang saya inginkan…” Kata2 ini yang membuat saya jadi merinding.. beliau kemudian diam lagi agak lama dan terlihat menahan luapan emosinya…

Hal ini sih yang bikin saya jadi agak kepikiran..

Well, morale behind the story? Ya bahwa kita sendiri juga seringkali tidak paham mengenai hal2 yang kita pikir kita inginkan, dan ketika tidak tercapai, merasa kecewa..

Hmm.. terus terang saya juga sering merasa kecewa, bahkan sangat kecewa, ketika tidak bisa mendapatkan hal2 yang saya pikir saya inginkan…

Orang2 tua kita memang sudah kenyang dengan asam garam kehidupan, beruntunglah orang2 tua yang mampu mengerti hikmah dari jalan kehidupan yang dilalui. Dan jauh lebih beruntung lagi orang2 muda yang mampu menyerap dan memahami hikmah dan wisdom dari orang2 yang lebih tua…

Terimakasih Pak Suparno, atas semua ilmu yang telah diberikan, dan juga atas speech nya hari ini.

Selesai.

[Januari 2015, Syeilendra Pramuditya]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: