Hey, what's going on?

Archive for May, 2013

[Solved] Installing Mandrivalinux on HP ProLiant ML150 G6 Server

Posted by Syeilendra Pramuditya on May 24, 2013

This week I’ve been busy trying to install Linux OS on our new machine, HP ProLiant ML150 Server.

First I tried to put Mandrivalinux 2010 Spring 32 bit. Installation finished without any problem. But the OS couldn’t load at all.

The problem was exactly the same with the one discussed in this Mandriva forum.

Here are the error messages:

waiting for device cciss!c0d0p1 to appear (timeount 1min)
waiting for device cciss!c0d0p5 to appear (timeount 1min)
Could not find resume device (/dev/cciss/c0d0o5)
Could not resolve resume device (/dev/cciss/c0d0o5)
Creating root device.
Kernel panic - not syncing: Attempted to kill init!
Pid: 1, comm: init Not tainted 2.6.33.5-server-2mnb #1

So I tried their suggestions, bot no luck.

Some other Linux forum suggested to use so-called HP Easy Setup CD. I also tried it, but it works only for Windows installation, the is no option at all for Linux installation.

Then I tried to put openSUSE 10.3 32bit, even worse, the OS won’t install. It says there is no physical HDD.

So seems that the machine’s HDD is simply too *advance* for the two Linux distros to handle ;).

Well, to be honest, my knowledge of server world is kind of limited since it’s just a hobby for me :D.

So, in desperation, this simple idea came across my head: if 32bit OSs don’t know what to do with *advance* HDD, why don’t try to install a 64bit OS?

So I tried to installed Mandrivalinux 2010.0 64bit, and it just worked perfectly! ๐Ÿ™‚

Our new machine is now ‘ON‘, finally! Alhamdulillah.. ๐Ÿ˜€

Posted in software & simulation | Tagged: , , , | Leave a Comment »

The end of a long saga

Posted by Syeilendra Pramuditya on May 21, 2013

It was Friday, March 22, 2013.

Probably one of the most epic days in my life.

“That’s it? Okay, now what?”

The end of PhD saga

Posted in whatever | Leave a Comment »

Bali here I am

Posted by Syeilendra Pramuditya on May 13, 2013

Sebagai orang Indonesia, kadang2 saya merasa agak gimana gt klo ada teman orang asing yang menanyakan tentang Bali, karena saya belum pernah ke Bali! Alasannya ya klasik lah: waktu mahasiswa dulu sy tdk punya cukup ‘sumberdaya’.. :mrgreen:

Tapi seperti kata orang, klo udh rejeki mah ga akan kemana.. ๐Ÿ˜€

Minggu ini tiba2 saya dapat tugas ke Denpasar, Bali, untuk mengikuti sebuah workshop akademik. Alias bisa ke Bali gratis! Workshop nya sendiri akan berlangsung dari hari Selasa besok sampai Jumat, tapi kami diminta untuk datang pada hari Senin ini. Keseluruhan acaranya dibiayai oleh sponsor, yang meliputi tiket pesawat PP, hotel, lunch, n uang dinner JPY 1500/hari. Pokoknya tinggal berangkat aja deh ๐Ÿ™‚ Hotelnya juga ternyata cukup lumayan, namanya Sanur Paradise Plaza Hotel, yang letaknya benar2 dekat sekali dengan pantai Sanur.

Sanur Paradise Plaza Hotel

Sanur Paradise Plaza Hotel

Saya berangkat dari bandara Husein Sastranegara, Bandung, tadi pagi dengan menggunakan maskapai Lion Air. Keberangkatannya tadi sedikit terlambat, jadwalnya jam 10.20 WIB tapi jadinya hampir jam 11 WIB. Alhamdulillah penerbangan lancar dan kami mendarat di bandara Ngurah Rai, Bali, sekitar jam 14 WITA. Di bandara saya bertemu salah seorang panitia, Pak Eric, dosen Math ITB. Di bandara kami lalu mencari taxi. Ternyata ada dua macam taxi: semi-resmi dan resmi. Taxi semi-resmi adalah para sopir taxi yang berkeliaran menawarkan taxi nya langsung ke penumpang, mereka minta 150rb. Lalu kami coba ke counter taxi resmi, dan ternyata ongkos yg diminta adalah 95rb. Akhirnya kami menggunakan taxi resmi ini saja.

Perjalan sejauh sekitar 30 km dari bandara ke hotel ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit, sepanjang jalan sopirnya (yang ternyata adalah orang Madura) dengan semangat menceritakan tentang tempat2 asyik di Bali.

Mulai besok acaranya lumayan padat, full dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore. Jadi mungkin ya tidak bisa jalan2, ya iyalah namanya juga dibayarin utk menjalankan tugas he3.. well, at least skrg kan saya bs bilang kalau sudah pernah ke Bali, insya Allah.. he3.. ๐Ÿ™‚

Yah semoga saja rangkaian acara workshop seminggu ini lancar2 saja..

Posted in just a story | 1 Comment »

Stadion Bandung Lautan Api diresmikan: Tragis

Posted by Syeilendra Pramuditya on May 11, 2013

Stadion Bandung Lautan Api (BLA) telah selesai dibangun dan baru saja diresmikan. Tragis. Mengapa saya katakan tragis? Karena hal ini menunjukan betapa asal2annya pemerintah dalam menyusun prioritas pembangunan. Keberadaan sebuah “stadion kelas internasional” apa benar sepenting dan semendesak itu? Apalagi dana pembangunannya juga lumayan besar: 1100 milyar*.

Stadion Bandung Lautan Api di tengan sawah seharga 1100 milyar.

Stadion Bandung Lautan Api di tengan sawah seharga 1100 milyar.

Menurut saya manfaat sebuah stadion sepak bola adalah amat sangat kecil bagi kehidupan sehari2 masyarakat Bandung. Silahkan bangun stadion seperti itu dengan dana yang besar, asalkan pembangunan infrastruktur dasar sudah dioptimalkan.

Buat apa masyarakat Bandung bersorak sorai hanya karena sebuah lapangan bola yang megah dan mahal sudah selesai dibangun? Seharusnya kita bersorak sorai jika:

  • Pemerintah mendeklarasikan bahwa Bandung telah merdeka dari jalan berlubang yang selama ini sudah menelan beberapa korban jiwa.
  • Pemerintahย mendeklarasikan bahwa Bandung telah merdeka dari banjir.
  • Pemerintah meresmikan sistem transportasi yang modern.
  • Dan hal2 “serius” lainnya.

Sebagian orang memang kadang2 sulit untuk berfikir logis dan benar2 mengerti what really matters and what doesn’t. Yang paling celaka adalah kalau orang2 tersebut adalah justru para decision makers.

Coba anda bayangkan, dengan uang 1100 milyar, berapa banyak ruas jalan yang bisa diperbaiki/diperluas, berapa km drainase yang bisa diperbaiki, berapa km trotoar baru yang bisa dibangun, berapa banyak taman kota baru yang bisa dibangun. Dengan dana sebesar itu, bahkan bukan tidak mungkin untuk meng-inisiasi pembangunan sebuah sistem transportasi modern.

Lapangan bola seharga 1100 milyar sudah jadi. So what?
Bandung tetap saja penuh jalan berlubang.
Bandung tetap saja banjir kalau hujan.
Bandung tetap saja tidak punya drainase yang baik.
Bandung tetap saja macet.
Bandung tetap saja tidak punya sistem transportasi yang nyaman dan reliable.
Bandung tetap saja tidak punya pedestrian walk (trotoar) yang nyaman.
Bandung tetap saja kekurangan taman kota dan public space.

Sekali lagi saya setuju2 saja Bandung punya stadion bola yang bagus dan mahal, asal pembangunan infrastruktur dasar sudah dioptimalkan.

Lebih dari 4 tahun sudah saya merantau jauh meninggalkan kota ini, nyaris tidak ada yang berubah, Bandung ku tetap saja amburadul.

Sad.

This is my opinion, what’s yours?

*Sumber2:

Posted in whatever | Tagged: , , , , | 3 Comments »