Hey, what's going on?

Archive for September, 2012

Basic Thermal-Hydraulics Experiments for Nuclear Engineering Students

Posted by Syeilendra Pramuditya on September 28, 2012

During last spring semester, I worked as a teaching assistant (TA) for my department, my job was to teach new Japanese master students about some thermal-hydraulics experiments. I thought them the procedures of doing experiments, how to run some apparatuses, how to use some data acquisition equipments , some practical techniques, and most importantly safety aspect related to each of the experiments.

The activity was conducted once a week, every Wednesday morning from 9.00 to 12.15 noon. So every Tuesday I was also responsible to ensure that all the equipments, tools, and apparatuses were ready for the activity the next day.

There was also a Japanese senior technician (Matsui-san) working with me to prepare some materials such as heater pin samples and orifice for flow measurement.

The monthly salary was not so bad, about 10% of that of an assistant professor here :). Since we the TAs received the money, the department asked us to report about what have we done and how was the activity going. It was just a 10-min presentation plus 10-min Q&A, attended by 7 nuclear engineering professors (Profs. Iio, Igashira, Obara, Yano, Oguri, Matsumoto, Matsuda). The professors asked some questions to me, not so difficult though. Alhamdulillah everything went well. So, below is my presentation material.

Advertisements

Posted in nuclear engineering, study & live in japan | Leave a Comment »

Perpanjangan paspor di KBRI Tokyo

Posted by Syeilendra Pramuditya on September 28, 2012

Bulan depan visa Jepang saya akan habis masa berlakunya, dan untuk kedua kalinya saya harus memperpanjang visa saya. Salah satu syarat perpanjangan visa adalah paspor Indonesia, dan ketika saya cek paspor saya, ups ternyata masa berlakunya habis pada 20 Agustus 2012! Dengan demikian selama 28 hari (8/20 – 9/17) saya bukanlah warga negara manapun! Karena selama 28 hari itu saya tidak memiliki baik KTP maupun paspor yang masih berlaku. Wah wah saya pernah tidak menjadi warga negara Indonesia selama sekitar sebulan.. setidaknya secara de jure.

Saya benar2 lupa tanggal expire paspor saya, soalnya masa berlaku paspor relatif lama (5 tahun), dan di sini jarang sekali digunakan, ya kecuali ketika bepergian keluar Jepang sih. Kemarin2 sempat dag dig dug juga sih, tp ya mau bagaimana lagi, kalau memang di deportasi ya sudah saya pulang saja sementara ke Indonesia, yaa mungkin malah bisa sekalian refreshing my mind lah.. hehehe..

Wah2.. ga kerasa trnyata udh 5 taun yg lalu sy bikin paspor pertama saya.. Waktu itu 2007, n br aj lulus dari ITB. Sebenernya waktu itu sy blm dapat beasiswa manapun sih, but somehow I was sure that I would continue my study abroad heheh.. so dgn uang tabungan yg sy punya (punya sktr 500rb doang wkt itu) pergilah sy ke kantor imigrasi Bandung utk membuat paspor. Orang tua sengaja tdk sy kasih tau, khawatir klo nanti mereka ngasih selamat lagi, padahal beasiswa jg blm ada titik terang, kan bisa berabe nanti hehe..

So, I went to the embassy on Tuesday afternoon (9/18). Dengan berlagak cool n like nothing happens sy sapa petugas di loket paspor dgn riang gembira..

Setelah itu sy langsung kembali ke kampus.

Tiba2 saja sekitar jam 7 malam HP sy berdering, dan ternyata yang menelfon adalah petugas paspor KBRI, dia bilang kalau paspor baru sy sudah selesai dan bisa diambil besok! hanya dlm ~4 jam saja semuanya beres! padahal sy kira baru 3 hari kemudian beresnya! Itupun kalau permohonan paspor baru saya tidak ditolak..

Alhamdulillah.. dipermudah urusan saya.. 🙂

Anyway, berikut ini hal2 yg diperlukan untuk memperpanjang paspor hijau di KBRI Tokyo:

  • Fotokopi akte kelahiran
  • Fotokopi buku nikah bagi yg sudah menikah
  • Fotokopi alien card
  • Enrollment certificate bagi mahasiswa, atau employment contract bagi karyawan
  • Pasfoto 3×4 cm dengan latar belakang putih sebanyak 4 lembar (tersedia photo booth di KBRI dgn biaya JPY 800)
  • Mengisi beberapa formulir yang didapat langsung di loket paspor KBRI
  • Paspor lama (fotokopi & aslinya)
  • Uang JPY 2500

Lokasi KBRI Tokyo bisa dilihat disini (google map), dan rute kereta bisa dilihat disini (stasiun terdekat Meguro).

KBRI Tokyo

Posted in just a story | Tagged: , , , | 3 Comments »

The Devil Sounds “Dungdung”

Posted by Syeilendra Pramuditya on September 26, 2012

Di gedung apartemen yang saya tinggali sekarang, para tetangga datang dan pergi silih berganti seiring bergantinya semester akademik dan juga tahun fiskal. Penghuni gedung apartemen sy mungkin saja bukan hanya mahasiswa, tapi juga mungkin ada karyawan. Di Jepang, karyawan baru memulai masa kerjanya hanya pada bulan April, sedangkan mahasiswa baru memulai kuliahnya pada pada bulan April atau Oktober. Nah menjelang dimulainya autumn semester ini, something is happening (or changing) in my building, something that I really don’t like.

Gedung apartemen saya mungkin bisa dibilang kecil (mini malah) utk ukuran supermetropolis seperti Tokyo (maklum apato murahmeriah :mrgreen:), dimana gedung2 apartemen “beneran” bisa sampai lantai 20. Gedung saya cuma berlantai 3 saja, dan saya tinggal di lantai 2. Selama ini cenderung tidak pernah ada masalah/gangguan, kalaupun ada amat sangat jarang dan bisa dimaklumi lah. Misalnya tetangga sebelah pernah ngadain small party yg lumayan ribut semaleman, tp itu jg paling satu semester sekali aja. Pokoknya selama ini kondisinya cenderung tentrem n adem ayem, mungkin jg krn budaya orang Jepang yang biasanya sebisa mungkin tidak mengganggu dunia di sekitarnya. Pokoknya saya merasa betah bgt, buktinya selama ini saya tidak pernah sekalipun nulis komplain di blog saya ini kan :).

Nah sejak summer holiday kemarin ini, sepertinya kamar tepat di atas kamar saya berganti penghuni, and with it ketentraman umat mulai terganggu.. Orang baru ini ternyata punya ritual yang aneh sekali, dia ini kalau berjalan di kamarnya benar2 ribut sekali, rasanya seperti ada bigfoot yang sedang berjalan saja, DUNGGGG!! DUNGGG! DUNGGGG! DUNGG! very very annoying! Yang lebih parah lagi adalah bahwa ternyata dia punya jadwal reguler utk ritual ini, sometime between jam 12 malam sampai jam 2 pagi. Nah! Itu kan orang lagi siap2 mau tidur! Dan ada lagi, pintu ke balkon kan berupa pintu geser, nah entah kenapa saat tengah malam dia ini senang membuka-tutup pintu tsb, dgn sangat kasar, DHUARR! DHUARRR! DHUARR! Dugaan saya, dia keluar masuk kamar itu membuang abu rokok di asbak, karena kalau dia keluar ke balkon (tepat di atas balkon saya), segera ada suara JDAKK! JDAKK! JDAKK! JDAKK! seperti suara asbak kaca (atau botol) yang diadukan ke lantai.

Pernah saya berfikir kalau ini orang pasti gaijin yang badannya (dan juga kakinya) guedhe banget, krn klo Nihon-jin ga mungkin kelakuannya annoying ky gt, pokonya orang2 Jepang tu hampir semua baeeek2 bgt 🙂 Tp pas sy liat trnyata dia ini seorang anak muda Jepang berbadan kecil. Nah kelakuannya koq barbarian ky gaijin gt ya??

Wah.. repot jg neh.. gmn ngatasinnya ya..? mau sy ajak ngobrol langsung.. hampir pasti language barrier.. nanti sy capek menjelaskan taunya dia malah senyum2 aja kan gawat..

Hmm.. blm ketemu solusi yg efektif neh… 😦

Heuh.. rasanya jadi ga betah lagi tinggal di apato ini.. pengen pindah.. but this time I will choose the top floor, so that it is me who will be the ‘devil sounds dungdung’! hohohoho!

Unsubscribe from this blog

Posted in just a story | Leave a Comment »

Quattro

Posted by Syeilendra Pramuditya on September 25, 2012

Quattro.

Unsubscribe from this blog

Posted in whatever | Leave a Comment »

So long summer, I’m really gonna miss you, really.

Posted by Syeilendra Pramuditya on September 24, 2012

Summer sunset at Tamagawa river, near my apartment (August 2012).

Ternyata musim panas sudah usai, dan musim gugur secara resmi sudah dimulai. Pergantian musim ini ditandai dengan autumnal equinox yang terjadi hari Sabtu, 22 September kemarin. Sebenarnya saya sudah berkali-kali sih mengalami seasonal equinox ini, but still, it never fails to amaze me. Minggu lalu masih terasa sangat panas (bisa sampai 33C at noon/afternoon) dan kami masih menyalakan AC, tapi setelah autumnal equinox kemarin ini, hari Minggu kemarin tiba2 saja menjadi terasa sangat sejuk, malah cenderung dingin. Yaa walaupun kemarin exceptionally sejuk itu mungkin juga karena kemarin kebetulan hujan seharian sih. But this sunny Monday juga jauh lebih sejuk dari hari2 minggu kemarin, temperatur di luar saat ini (menurut Yahoo Weather) adalah 25C (sekitar jam 1 siang saat ini), dan kami pun tidak menggunakan AC. Bayangkan, temperatur drop lebih dari 5C hanya dalam 1-2 hari saja! Mungkin saya merasa amazed ya karena di Indonesia tidak ada yang namanya equinox kali ya, every single day in a year is the same there.

Well, adios summer, and willkommen autumn.

Unsubscribe from this blog

Posted in just a story | Leave a Comment »