Hey, what's going on?

Tanya kenapa: Lambatnya pembangunan infrastruktur publik di Indonesia.

Posted by Syeilendra Pramuditya on August 22, 2012

Baru saja baca berita di http://berita.liputan6.com/read/430754/wah-jakarta-semarang-ditempuh-41-jam

Perjalanan Jakarta-Semarang yang hanya sejauh 400an km ditempuh selama hampir 2 hari 2 malam!
Ko bisa ya?? Sedangkan perjalanan ke Amerika saja yang jauhnya sekitar 1/3 keliling planet Bumi (~15,000an km) hanyalah sekitar 20 jam. Oke2 moda transportasinya memang sangat berbeda.

Tapi poin saya adalah, kenapa masyarakat mau2nya menghabiskan bensin dan waktu sebanyak itu hanya untuk perjalanan sependek itu? Jawabannya menurut saya ya karena belum (tidak?) ada moda transportasi antar provinsi yang nyaman di pulau Jawa, yes I’m talking about bullet train system. Kalau di Jepang, mau ke prefektur mana saja (termasuk lintas pulau), mudah dan menyenangkan sekali dengan menggunakan the world-famous Shinkansen train system.

Salah satu masalah terbesar Indonesia adalah lambatnya pembangunan infrastruktur publik.

Pembangunan infrastruktur publik mungkin saja tidak mudah, tapi juga bukan tidak mungkin, syaratnya ya ada niat dan kerja keras. Ini adalah sebuah “trem” (atau rail bus) di kota Solo, hasil karya pemimpin visioner pak Joko Widodo. Hal seperti ini terlihat sangat futuristik untuk standar Indonesia, bahkan metropolitan Jakarta pun kalah telak.

Dear para kepala daerah yang terhormat, salah satu fokus utama anda2 sekalian saya kira haruslah percepatan pembangunan infrastruktur publik, terutama sekali sistem transportasi, penyedian air bersih ke rumah2 warga (benar2 keterlaluan sekali selama puluhan tahun kita tidak juga punya jaringan air bersih!), dan pastinya juga energi (jaringan listrik dan pipa gas).

Khusus mengenai transportasi, coba anda bayangkan, setelah 67 tahun membangun kita tidak juga punya jembatan (atau terowongan bawah laut) yang menghubungkan pulau Sumatra dan Jawa, dan juga Jawa dan Bali. Bayangkan economic boom yang akan terjadi jika ketiga pulau ini terintegrasi melalui transportasi darat. Saya juga memimpikan jika di masa depan orang bisa berpetualang dari Aceh ke Bali dengan menggunakan sistem kereta api cepat yang nyaman. Bayangkan juga potensi pariwisata internasional that could be generated from this: perjalanan kereta api melintasi tempat2 paling eksotik di Zamrud Khatulistiwa, dimulai dari Aceh dan berakhir di Bali. Jangan2 Trans-Siberian Railway pun bisa kalah🙂.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: