Hey, what's going on?

Sebuah pelajaran dari Hillary Rodham Clinton

Posted by Syeilendra Pramuditya on February 25, 2009

Ada yang menarik perhatian saya mengenai pemilu Amerika kemarin, yaitu tentang Hillary Clinton. Seperti kita tahu bahwa Hillary Clinton dan Obama adalah saingan berat selama proses konvensi partai Demokrat, bahkan kalau anda sempat melihat video2 pertarungan debat mereka, anda akan sadar betapa kerasnya persaingan tersebut. Yang menarik, setelah Obama keluar sebagai pemenang, ternyata Hillary Clinton diangkat menjadi U.S Secretary of State (atau di negeri kita dikenal sebagai menlu), Hillary benar2 membuktikan kata2nya untuk membantu Obama’s administration jika ia memang diperlukan.

Young Hillary

Young Hillary

Setidaknya ada 2 implikasi positif dari kasus ini, yaitu:

  1. Hal pertama adalah pendidikan politik melalui keteladanan, tidak ada pendidikan yang lebih efektif dari keteladanan. Ia menunjukan sifat negarawan sejati, dimana ia bergerak di dunia politik bukan karena nafsu kuasa, tapi memang untuk mengabdi kepada negara, bangsa, dan rakyatnya, atau dalam terminologi Islam, mengabdi untuk umat. Tidak masalah ia tidak menjadi presiden, kalau ia memang dibutuhkan untuk posisi lain, fine.. then so be it..
  2. Hal kedua adalah menyatukan (kembali) elemen2 masyarakat, dimana mereka sempat terbagi menjadi berbagai kelompok selama masa2 pemilu. Hal yang paling jelas ya bahwa pendukung Hillary sekarang adalah pendukung Obama juga, karena sekarang Hillary adalah bagian dari sistem, seperti slogan ini: “don’t become a good republican, don’t become a good democrats, just be a good Americans!” (walaupun Hillary & Obama sama2 demokrat sih).
Young Hillary

Young Hillary

Terkait dengan negeri kita tercinta (tapi salah urus), apakah hal serupa bisa terjadi ya? jujur, saat ini saya benar2 tidak bisa membayangkan kalau misalnya di pemerintahan SBY saat ini, Amien Rais jadi menlu/mendagri, Wiranto jadi menkopolkam, megawati jadi.. (ah lupakan saja orang ini! :D), Prabowo jadi menhan, Hamengkubuwono jadi mendiknas.. dst dst.. bayangkan, the whole administration bisa diisi orang2 yg berkualitas! bayangkan kemajuan yang akan dicapai! yah.. tapi itu kan cuma bayangan.. abisnya semua orang hanya ingin jadi presiden.. n kalau kalah ngambek deh.. trus  sengaja membuat kelompok2 anti pemerintah.. bikin the ruling president jd susah n ga bisa konsen mikirin rakyat.. hhhh…😦

Supporting Obama

Supporting Obama

Tapi bagaimanapun juga ini semua kan hanya interpretasi saya saja, kejadian yg sebenarnya seperti apa ya saya tidak tahu, just remember one thing: everything has its own motive.. think about it…

any comment? please!

2 Responses to “Sebuah pelajaran dari Hillary Rodham Clinton”

  1. yoan said

    uy uy…
    tanya dong…
    itu poto2nyah hillary dapet dari manah yah?
    mau sumbernya duong…

    tengkyu banget yak.

    Syeilendra says..
    waduuuh.. mana aye inget sumbernya????
    coba diubek aja itu gugel yak.. hehe… =D
    sori klo reply nya mengecewakan.. ^_^

    thx4visit

  2. yoan said

    yah…

    sbenernya penerbitan tempat saya kerja skrg lg bikin buku ttg hillary dan butuh foto2nya…
    di web banyak sih…
    tapi kan ga bisa begitu aja di ambil ya… *terbentur masalah hak cipta*
    tapi di web juga ga nyebutin sumbernya…
    apa bisa di pake begitu aja ya?

    *eh maap, saya malah ganggu…*:mrgreen:

    Syeilendra says..
    ouw.. yes it is complicated…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: