Beberapa hari ini, di berbagai media sedang hangat-hangatnya diberitakan tentang “perang bintang” perseteruan antara dua mantan jenderal bintang 4, Wiranto dan SBY. Dalam perseteruan tersebut kubu SBY menuduh bahwa Wiranto telah melancarkan Black Campaign dengan menjelek-jelekan Presiden SBY di hadapan rakyat. Apa yang salah dengan semua itu, menurut saya hal tersebut wajar-wajar saja, asal saja dilengkapi dengan fakta-fakta yang jelas. Bahkan menurut saya Wiranto melakukan hal yang benar dan harus kita tiru, yaitu memaparkan fakta dan kebenaran, betapapun berat dan pahit hal tersebut. Ternyata pernyataan Wiranto memang benar, barusan saya menyaksikan siaran ulang di Metro TV setahun yang lalu, di tayangan tersebut SBY menjanjikan tidak akan ada kenaikan harga BBM sepanjang 2008, jadi benar bahwa SBY telah ingkar janji, hal ini benar-benar tak terbantahkan. Pada ajang PILPRES yang digelar setiap 5 tahun itu, rakyat benar-benar sedang memasang taruhan besar, mereka akan menyerahkan nasibnya (setidaknya untuk 5 tahun) pada sang Presiden, jadi kita memang harus benar-benar tahu tentang orang-orang yang menjagokan diri di ajang tersebut, kita harus tahu sebanyak mungkin nilai plus dan minus nya. Para capres tentu hanya akan menampilkan citra diri yang baik-baik saja, tugas kita lah menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya kepada rakyat, mengenai sifat-sifat tersembunyi (yang biasanya negatif), tindak-tanduk nya selama ini, yaitu track record nya secara utuh dan menyeluruh, sehingga ketika tiba saatnya harus menentukan pilihan, rakyat tidak akan merasa (terlalu) tertipu. Misalnya saja ada seorang calon gubernur yang di masa lalu pernah di mutasi dari jabatannya karena ketahuan melakukan markup nilai proyek, kemudian borok ini dibuka oleh lawan politiknya, apakah hal ini buruk? jelas tidak, hal ini sangat baik dalam rangka menyelamatkan masyarakat, asal jangan sampai menjadi fitnah. So, Black Campaign? no problem, asal disertai fakta-fakta yang benar dan jelas, ayo kita ramai-ramai membuka kedok para politisi kita! Kesimpulannya, orang-orang yang di masa depan memang ingin menjadi pejabat publik, jauh-jauh hari harus bisa menjaga perilaku dan konsisten dengan kebenaran, sehingga menghasilkan life-time track record dengan skor A++ dan predikat Magna Cum Laude, right bro?!
Archive for May, 2008
Pengalaman berburu beasiswa ke luar negeri
Posted by Syeilendra Pramuditya on May 1, 2008
Sebelum saya lulus S2, saya bingung apa langkah saya selanjutnya, apakah segera bekerja atau melanjutkan sekolah lagi, jadi selama studi S2 saya tidak berusaha mencari peluang beasiswa S3. Baru setelah lulus S2 saya sangat ingin untuk melanjutkan sekolah ke level doktor, bisa jadi hal ini dipengaruhi atau disebabkan beberapa teman saya berhasil mendapat beasiswa ke luar negeri. Yah walaupun terlambat saya pun segera mencari peluang beasiswa melalui internet, saya mengirim email ke banyak sekali profesor di berbagai negara, mulai dari amerika, jepang, korea, belanda, swedia, austria, czech, jerman, prancis, italia, dan lain sebagainya, tapi mungkin memang belum beruntung, satu pun kagak ada yang gol, hmmh…
Kurang lebih satu tahun saya menunggu dalam ketidak pastian, saya hampir putus asa, tetapi benar kata orang, terkadang kita menghadapi saat-saat dimana kita benar-benar tidak punya pilihan, tapi bila waktunya sudah tiba, semua pilihan datang bersamaan, sampai-sampai kita bingung harus memilih yang mana. Sekitar awal 2008, saya pun akhirnya mendapat beberapa pilihan, saya termasuk semifinalis beasiswa PANASONIC; saya juga dinyatakan diterima di Tokyo Institute of Technology, Jepang; kemudian saya juga dipanggil ke Belanda untuk wawancara di Delft University of Technology, Belanda. Setelah mempertimbangkan banyak hal dan meminta petunjuk Allah SWT, saya akhirnya memilih yang di Jepang, dan mengirim email pengunduran diri ke yang lainnya. Saat ini saya sedang menunggu pengumuman beasiswa dari kementrian pendidikan Jepang, yang kabarnya akan diumumkan sekitar Juni-Juli, yah semoga saja semuanya berjalan dengan lancar. Bagi mahasiswa di seluruh Indonesia, ayo semangat mencari beasiswa ke luar negeri, jangan menyerah bila belum berhasil, ayo terus ikhtiar dan berdoa ok!
Posted in study & live in japan | Tagged: beasiswa, pendidikan | 3 Comments »


